
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Kubu
Ruben Onsu
menegaskan bahwa pertemuan dengan kubu Sarwendah pada 11 Juli mendatang harus memiliki dampak nyata, bila tidak maka mereka akan lanjut mengajukan gugatan hak asuh anak.
Menurut pengacara Rube, Minola Sebayang, Ruben berkeinginan gugat hak asuh anaknya tersebut bukan hasil pemikiran singkat, melainkan kekecewaannya selama berbulan-bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari haknya bertemu anak selama 2-3 hari sepekan sering terhambat, hingga prihatin gegara anak-anaknya ikut dalam aktivitas komersial Sarwendah seperti promosi produk di media sosial.
“Kalau misalnya tanggal 11 pembicaraan itu ada komitmen, bukan hanya komitmen lisan tapi dibarengi dengan tindakan dan perbuatan nyata, ya mungkin saja gugatan itu juga tidak perlu dilakukan,” kata Minola seperti diberitakan
detikHot
pada Selasa (30/6).
Minola mengatakan seluruh berkas administrasi hukum yang diperlukan untuk menggugat hak asuh tersebut sudah rampung disusun. Kini mereka tinggal menunggu aba-aba terakhir dari Ruben Onsu.
Mereka belum resmi mengajukan karena masih menunggu Ruben Onsu pulang dari ibadah umrah. Minola menyebut tak ingin menambah beban kliennya yang sedang beribadah.
“Karena bagaimanapun kan bukan kami yang menentukan hal ini, tapi adalah klien kami. Kami melakukan ini kan, hanya gerak-gerik untuk mempertahankan kepentingan hukum klien kami yang hari ini dilanggar,” kata Minola.
“Kalau dia bilang, ‘Oke Bang, kita sudah baca, sudah paham, jalan’, kita jalankan di tanggal duanya,” ujarnya seperti diberitakan
detikHot
.
Presenter berusia 42 tahun tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada Rabu (1/7). Keputusan final mengenai kepastian tanggal pendaftaran gugatan akan diambil setelah Ruben bertemu dan berdiskusi dengan tim hukum.
Persiapan gugatan dilakukan setelah mereka melihat unggahan Betrand Peto atau Onyo mengenai perlakuan tidak menyenangkan serta upaya provokasi yang ia alami di lingkungan tempat tinggalnya saat ini.
Pihak Ruben juga menilai ada indikasi kuat mengenai adanya hasutan sistematis dari pihak-pihak tertentu yang bertujuan untuk membuat anak-anak menjauh dan mengasingkan diri dari ayah kandung mereka.
Pihak kuasa hukum mencurigai adanya ketakutan bahwa jika anak-anak menghabiskan waktu bersama Ruben, Onyo akan menceritakan secara jujur seluruh kejadian buruk yang ia alami selama tinggal di rumah Sarwendah.
Rencana gugatan itu disebut akan diajukan sebelum rencana pertemuan Ruben dan Sarwendah pada 11 Juli 2026. Pertemuan itu adalah agenda pengganti setelah sebelumnya batal terwujud pada 16 Juni 2026.
Pertemuan yang bertujuan untuk meredakan konflik antara keduanya secara kekeluargaan itu juga akan membahas soal kepentingan anak-anak mereka.
(end/end/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Baca lagi: Said Tegaskan Posisi PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Baca lagi: Bukan Lagi Pesta, Gen Z Kini Cari ‘High’ di Jogging Track
Baca lagi: FOTO: Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook



