5 Hal Menarik soal Dear You, Salah Satu Film China Terlaris 2026

Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia

Dear You

menjadi

film China

terbaru yang tayang di Indonesia pada 7 Agustus. Film tersebut hingga awal bulan ini masih tercatat sebagai salah satu film terlaris di China sepanjang 2026.

Film itu mengisahkan seorang nenek asal Teochew bernama Ye Shurou (Wu Shaoqing) yang sepanjang hidupnya menunggu kabar dari suaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, sang cucu, Xiaowei (Zheng Runqi), memulai perjalanan ke Thailand untuk mencari sang kakek yang hilang sejak lama hanya dengan bekal surat qiaopi, yaitu surat-surat yang dikirimkan warga perantauan ke kampung halaman.

Dalam pencariannya, Xiaowei mengungkap kisah yang berakar pada kehidupan komunitas diaspora Tionghoa di Bangkok pada era 1950-an.

Berikut lima hal penting soal Dear You.

[Gambas:Video Info Graphic Pics]

Mengangkat tradisi qiaopi

Cerita Dear You berpusat pada qiaopi, sistem surat pengiriman uang yang digunakan para buruh Tionghoa perantauan yang buta huruf.

Mereka mengandalkan juru tulis untuk menuliskan isi surat, kemudian mengirimkannya melintasi lautan kepada keluarga di kampung halaman, yang juga membutuhkan orang lain untuk membacakan surat tersebut.

Sedikitnya dibutuhkan empat orang agar satu surat dapat sampai kepada penerimanya. Di setiap tahapan, selalu ada kemungkinan munculnya kesalahpahaman, penyederhanaan makna, hingga keheningan.

Bagi sutradara Lan Hongchun, rantai komunikasi tersebut bukan sekadar detail sejarah, melainkan fondasi utama yang menggerakkan keseluruhan cerita film.

“Justru qiaopi-lah yang menginspirasi keseluruhan cerita,” kata Lan Hongchun seperti diberitakan Variety pada 28 Juli.

“Dibutuhkan empat orang agar sebuah surat bisa dikirim dan diterima.”

“Ini seperti memiliki tiga lapisan kesempatan untuk menciptakan ketegangan dramatis,” ujarnya.

Selain itu, surat-surat qiaopi juga memiliki nilai estetika tersendiri.

Surat-surat tersebut dipenuhi ungkapan dalam bahasa Mandarin klasik yang padat, sering kali begitu ringkas hingga menimbulkan ambiguitas, serta memancarkan keindahan yang digambarkan Lan begitu anggun dan bernuansa kuno.

Menggunakan dialek Teochew

Hampir seluruh dialog Dear You menggunakan dialek Teochew (Chaoshan), bahasa daerah yang jarang digunakan dalam film arus utama China. Lan Hongchun sengaja mempertahankan dialek tersebut untuk menjaga keaslian budaya yang diangkat.

Lan sendiri berasal dari wilayah Chaoshan, dan Dear You menjadi film panjang ketiganya yang menggunakan dialek Teochew sekaligus penutup Trilogi Teochew.

Film debutnya, Proud of Me (2018), menjadi film berbahasa Teochew pertama yang tayang secara komersial di bioskop China.

Sementara film keduanya, Back to Love (2022), melanjutkan eksplorasi terhadap budaya dan bahasa yang sama.

Lanjut ke sebelah…

Terinspirasi kisah nyata perantau

Sebelum menggarap Dear You, Lan menghabiskan waktu bertahun-tahun berkeliling Thailand dan Malaysia untuk mengumpulkan kisah lisan dari komunitas Tionghoa perantauan.

Karakter-karakter dalam film, seperti Musheng, Nanzhi, dan Ye Shurou, bukanlah representasi satu orang tertentu, melainkan gabungan dari berbagai sosok yang ia temui selama penelitiannya.

“Mereka menjunjung tinggi nilai kesatria, memiliki ikatan keluarga yang kuat, berintegritas, dan penuh kebaikan,” kata Lan. “Saya rasa itulah karakteristik umum yang dimiliki para leluhur kami.”

Ajang debut bintang

Dear You menjadi debut layar lebar bagi Li Sitong dan Wang Yantong. Film ini sekaligus menjadikan keduanya sebagai pendatang baru yang paling banyak diperbincangkan di industri film China tahun ini.

Li Sitong berperan sebagai Xie Nanzhi semasa muda, sementara Wang Yantong berperan sebagai Den Bhagseng.

Li Sitong mengaku tersentuh dengan karakter Nanzhi yang tetap tegar menghadapi berbagai cobaan hidup.

Demi mempersiapkan peran tersebut, Li Sitong mempelajari berbagai film dokumenter dan rekaman arsip mengenai Asia Tenggara pada pertengahan abad ke-20.

Ia juga mengamati cara berbicara serta gestur masyarakat pada masa itu agar dapat membangun karakter secara autentik.

[Gambas:Video Info Graphic Pics]

Cuan box office

Film ini hanya diproduksi dengan anggaran sekitar US$2,1 juta, Dear You berhasil mengumpulkan lebih dari US$285,2 juta, ditambah US$6 juta dari gelombang pertama penayangan internasional.

Berdasarkan catatan Box Office Mojo yang dilansir pada Kamis (6/8), pencapaian tersebut menjadikannya film terlaris kedua di China pada 2026 setelah Pegasus 3.

Dalam wawancara dengan Variety, Lan mengaku hasil tersebut jauh melampaui perkiraannya. Ia sebelumnya hanya memperkirakan pendapatan film hanya di kisaran 100 juta yuan (US$14,8 juta) hingga 200 juta yuan (US$29,5 juta).

“Hasilnya 10 kali lipat lebih besar dari yang kami perkirakan,” ujarnya. “Sekarang pendapatannya sudah mendekati 2 miliar yuan (US$295,5 juta), dan angkanya masih terus bertambah.”

Dear You tayang 7 Agustus di bioskop Indonesia.

[Gambas:Youtube]

Fakta-fakta Penting Dear You, Salah Satu Film China Terlaris 2026

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:

1

2

Baca lagi: Xanh SM Hadirkan Ride-Hailing Listrik dan Lapangan Kerja Berkelanjutan

Baca lagi: Arab Saudi Resmi Akuisisi Raksasa Game EA Rp983 Triliun

Baca lagi: Ada 995 Senjata di Sekolah, DPR Curiga Jaringan Manfaatkan Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: