
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Dolly Parton
dipastikan berjuang melawan sejumlah penyakit sebelum meninggal dunia pada Selasa (25/8). Musisi country legendaris tersebut mengembuskan napas terakhirnya saat berusia 80 tahun.
PEOPLE
pada Selasa (25/8) memberitakan telah mendapatkan konfirmasi bahwa Dolly Parton sempat berjuang melawan masalah ginjal dan autoimun sebelum meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi tersebut membuat pelantun lagu Jolene tersebut masuk rumah sakit pada Jumat (21/8).
Pada hari yang sama masuk RS, kepada PEOPLE, Parton mengatakan terus melanjutkan banyak bisnis dan proyek filantropi meski sedang sakit dan kini sendiri setelah sang suami, Carl Dean, meninggal dunia pada Maret 2025.
Sebelum masalah ginjal dan autoimun, Dolly Parton juga sempat melawan permasalahan batu ginjal pada September 2025 yang membuatnya melewatkan debut Nightlight Expedition Dollywood.
Masalah kesehatan juga membuatnya absen dari grand opening theme park-nya pada 14 Agustus.
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Kabar duka Dolly Parton meninggal dunia pertama kali dikonfirmasi keponakannya, Bryan Seaver, lewat unggahan video di Instagram. Perwakilan resmi setelah mengonfirmasi Parton meninggal setelah berjuang melawan penyakit kanker.
“Dolly Parton yang kita cintai menghabiskan hidup dan kariernya untuk membawa kegembiraan, tawa, harapan, dan integritas dalam setiap hal yang ia sentuh,” bunyi pernyataan resmi dari pihak manajemen Parton.
“Setelah dengan berani menghadapi perjuangan singkat melawan kanker, Dolly meninggalkan kehidupan duniawi hari ini di Vanderbilt-Ingram Cancer Center dengan dikelilingi oleh orang-orang tercinta.”
Dolly Rebecca Parton lahir di Pittman Center, Tennessee pada 1946. Memiliki 11 saudara kandung, kondisi keluarganya bisa dibilang kurang mampu. Parton pernah bercerita kadang makanan yang tersedia tak pernah benar-benar cukup untuk seluruh anggota keluarga.
Ia mengenal musik sejak kecil. Di usia 6 tahun, ia memainkan gitar pertamanya dan bernyanyi di gereja milik sang kakek. Setahun berikutnya, ia mulai menulis lagu.
Lulus SMA ia pindah ke Nasville pada 1964. Ia tampil di berbagai klub dan menulis lagu untuk artis lain. Parton berkata berkat lagu-lagu itu, ia bisa keluar dari pegunungan dan melihat dunia luar.
Dia pun dilirik bintang musik country Porter Wagoner dan direkrut tampil di acara The Porter Wagoner Show.
Perlahan tapi pasti, karyanya di skena musik country mendapat pengakuan. Pada 1971 ia meraih posisi pertama di tangga lagu country lewat lagu Joshua. Di tahun yang sama, lagu Coat of Many Colors menempati urutan keempat.
Dolly Parton pun hingga kini dikenal lewat begitu banyak hit, seperti Jolene yang masih populer hingga sekarang sempat menduduki peringkat pertama dan masuk daftar Billboard Hot 100 ketika dirilis pada 1973.
Kemudian, I Will Always Love You yang ditulis sebagai salam perpisahan pada rekannya, Wagoner, dan semakin jadi hit dunia setelah dinyanyikan Whitney Houston untuk film The Bodyguard pada 1992.
(chri)
Baca lagi: Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang
Baca lagi: FOTO: Mane Jadi Bintang saat Al Nassr Menang dan Ronaldo Berang
Baca lagi: Telkom Buka Suara Soal Penurunan Kualitas Layanan di Wilayah Gempa NTT