
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Rien Wartia Trigina alias
Erin
kembali digugat oleh mantan asisten rumah tangganya (ART). Kali ini mantan ART Erin yang lain, Nur Rohmah, secara perdata dengan tuntutan ganti rugi immateriil sebesar Rp1 miliar.
Dalam gugatannya, Nur mengaku mengalami trauma, ketakutan, serta kerugian psikologis yang disebut membuatnya hingga kini belum dapat kembali bekerja.
Gugatan yang didaftarkan pada 5 Juli 2026 ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu juga memuat tuntutan agar Erin mengembalikan sejumlah barang pribadi milik Nur, seperti telepon genggam dan kartu identitas, yang diklaim masih ditahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuasa hukum Nur Rohmah, Basuki, menjelaskan tuntutan ganti rugi immateriil senilai Rp1 miliar didasarkan pada dampak psikologis yang hingga kini masih dialami kliennya.
“Untuk yang Rp1 miliar itu adalah tuntutan immateriil. Immateriil ini apa saja? Tadi disampaikan oleh Teh Nur, masih ada rasa takut, rasa was-was karena diancam suaminya (disebut) buronan polisi, kemudian Teh Nur sendiri mau dilaporkan polisi,” kata Basuki seperti diberitakan detikHot, Kamis (16/7).
“Kemudian juga hak Teh Nur untuk kependudukannya sampai saat ini tidak bisa digunakan dengan baik, dan handphone-nya pun tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Itulah yang akhirnya muncul angka Rp1 miliar itu,” lanjutnya.
Selain ganti rugi immateriil, Basuki mengatakan pihaknya juga mengajukan tuntutan ganti rugi materiil berupa biaya pengobatan yang telah dikeluarkan Nur.
“Kalau untuk pengobatan, itu materiil ya. Faktanya riil, Teh Nur juga berobat sudah dua kali kemarin di salah satu rumah sakit dan itu ada buktinya bahwa psikologinya terganggu,” ujar Basuki.
“Dan ini nanti insyaallah juga kami akan upayakan lagi untuk bisa cek sekali lagi seperti apa kondisinya, apakah sudah baik atau belum. Kalau sudah baik ya syukur alhamdulillah, kalau belum ya tentu ada pengobatan lanjutan yang harus dilakukan untuk kebaikan Teh Nur,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Basuki juga menanggapi pernyataan kuasa hukum Erin yang sebelumnya menyebut pihak Nur dipersilakan mengambil barang-barang yang masih berada di pihak Erin dengan cara yang baik atau sesuai persyaratan yang ditentukan.
Menurut Basuki, pihaknya justru telah lebih dulu menunjukkan iktikad baik melalui somasi terbuka yang disampaikan pada 5 Juli 2026.
“Kami juga sudah beriktikad baik ya, saya ulangi lagi, pada tanggal 5 kami lakukan somasi terbuka melalui teman-teman media. Harapannya apa? Ada respons, kemudian kami diundang. Tidak mungkin kami sekonyong-konyong datang ke sana mengambil, kan tidak mungkin,” ujarnya.
Basuki mengatakan setelah somasi terbuka tidak mendapat tanggapan, pihaknya kembali mengirimkan somasi secara tertulis, baik dalam bentuk salinan digital maupun fisik. Namun, hingga kini, kata dia, belum ada respons dari pihak Erin.
“Itu dikirimkan soft copy dan juga hard copy langsung, tapi juga nggak ada respons. Jadi kalau itu disampaikan seperti itu, ya sah-sah saja. Namanya masing-masing orang, masing-masing pihak punya argumentasi. Tapi pada prinsipnya kami tidak akan pernah datang kalau kami tidak diundang. Nanti seperti tamu tidak diundang kan efeknya jadi tidak bagus,” tuturnya.
Sidang perdana gugatan tersebut digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (16/7). Erin tidak menghadiri persidangan dan diwakili oleh kuasa hukumnya, Adil.
Adil mengatakan pihaknya belum dapat memberikan tanggapan terkait gugatan yang diajukan Nur karena persidangan masih berada pada tahap awal.
“Sidang pertama ini, kami belum bisa memberikan statement atau keterangan dari pihak tergugat,” kata Adil.
Meski demikian, Adil memastikan kliennya akan bersikap kooperatif dan bersedia hadir dalam agenda mediasi yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026.
“Saya kira klien kami akan bersedia nanti hadir di sidang mediasi. Akan hadir di mediasi, ya,” ujar Adil.
Sementara itu, Nur Rohmah juga menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses mediasi tersebut.
(van/fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Baca lagi: 7 Makanan untuk Meningkatkan Produksi Testosteron, Penting bagi Pria
Baca lagi: BP2MI Pulangkan 25 Ribu TKI Bermasalah 2025, 626 di Antaranya Jenazah
Baca lagi: Trump Soal Inggris Tersingkir: Kenapa Harry Kane Jadi Pemain Bertahan?