
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
The Odyssey
karya Christopher Nolan resmi tayang di bioskop Indonesia pada 15 Juli 2026. Film tiga jam tersebut ditulis Nolan berdasarkan kisah epos Yunani Kuno bertajuk Odyssey yang diyakini karya Homer.
Namun kisah epos Odyssey itu sebenarnya adalah penggalan dari perjalanan hidup yang panjang dari karakter utamanya, Odysseus, raja dan prajurit lihai dari Ithaca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa sebenarnya Odysseus dan bagaimana kisah hidupnya?
Odysseus masih memiliki garis keturunan Hermes dari jalur ibunya, Anticlea. Hermes salah satu dewa Olimpus yang dikenal sebagai pembawa pesan manusia, pelancong, pencuri, pedagang, dan orator.
Sementara itu, ayah dari Odysseus yang dikenal adalah Laertes. Namun ada juga yang menyebut bahwa ayah kandung Odysseus yang sebenarnya adalah Sisyphus.
Yang pasti, Odysseus merupakan penguasa dari Ithaca dan dikenal bijaksana dan cerdik, seorang pria dengan kecerdasan, keberanian, dan kefasihan bicara yang luar biasa. Ia juga dikenal memiliki segudang ide juga strategi dalam menghadapi berbagai masalah.
Selain itu, ia memiliki luka khas di bagian kakinya. Luka tersebut datang ketika Odysseus muda ikut dalam perburuan babi hutan. Namun dalam perjalanannya, ia malah digigit oleh babi hutan tersebut di bagian kaki.
Siasat dapatkan Penelope
Odysseus dikenal memiliki istri yang sangat ia cintai bernama Penelope, yang merupakan sepupu dari Helen, putri Raja Sparta bernama Tyndareus. Kisah awal Odysseus dan Penelope tak lepas dari akal bulus Odysseus.
Kala itu, Helen yang dikenal cantik jelita dilamar oleh banyak pria dan membuat Tyndareus kebingungan. Tyndareus khawatir bila Helen hanya memilih satu dari banyak pelamar, maka akan terjadi kekacauan dari para pelamar yang ditolak.
Menangkap ada peluang untuk mendapatkan Penelope, Odysseus mengajukan saran untuk membantu Tyndareus. Namun Odysseus meminta syarat bahwa bila idenya berhasil, Tyndareus akan menikahkan Odysseus dengan Penelope. Tyndareus pun setuju.
Atas saran Odysseus, Tyndareus membuat setiap pelamar bersumpah untuk mendukung pernikahan Helen terlepas dari siapa yang dipilih untuk menjadi suaminya.
Helen kemudian memilih Menelaus yang tampan sebagai suaminya. Rupanya para pelamar lain yang ditolak menepati janjinya untuk ikut mendukung pernikahan tersebut. Atas kesuksesan rencana itu, Tyndareus menikahkan Odysseus dengan Penelope.
Pura-pura gila
Bersama Penelope, Odysseus dikaruniai seorang putra bernama Telemachus dan memiliki kehidupan yang sempurna. Hingga suatu kali, dirinya bersama para pejuang Yunani lainnya dipanggil untuk ikut menyerbu Troya.
Rencana menggeruduk Troya itu didasari dari Helen yang diculik oleh Pangeran asal Helen, Paris. Menelaus berniat balas dendam. Para prajurit yang bersumpah setia Tyndareus dan pernikahan Helen-Menelaus pun dipanggil.
Odysseus sebenarnya enggan untuk bergabung. Ia ingat ramalan yang menyebut bahwa bila ia ikut bergabung dalam Perang Troya, ia akan sulit untuk kembali pulang. Bukan hanya itu, Odysseus juga diramal penyebab dirinya meninggal adalah “dari laut”.
Untuk menghindari panggilan perang, Odysseus kemudian pura-pura gila dengan sengaja membajak lahannya dengan keledai dan menyebarkan garam.
Palamedes kemudian diminta oleh Agamemnon yang merupakan saudara Menelaus untuk memeriksa Odysseus. Palamedes lalu sengaja menempatkan bayi Telemachus di jalur bajak Odysseus.
Tak mau anaknya terluka, Odysseus membelokkkan alur bajaknya yang berujung sandiwaranya terbongkar. Sejak saat itu, Odysseus sakit hati dan dendam kepada Palamedes karena membuatnya meninggalkan keluarganya.
Peran di Perang Troya
Sebelum berangkat, Odysseus dan prajurit Agamemnon ditugaskan ke Scyros untuk merekrut Achilles. Achilles dibutuhkan karena menurut ramalan, putra Thetis dan Peleus itu adalah kunci kemenangan di Perang Troya.
Namun sebelum pasukan Odysseus datang, Thetis dan Peleus sudah mengirim anaknya ke istana Raja Lycomedes dari Scyros dan menyuruh putranya menyamar menjadi perempuan.
Untuk mengetahui Achilles yang asli, Odysseus kemudian ikut menyamar menjadi perempuan dengan tetap membawa senjata. Trik itu berhasil menarik perhatian Achilles yang sekaligus membongkar penyamarannya.
Selain merekrut Achilles dan berhasil bernegosiasi dengan sejumlah tokoh lainnya, peran Odysseus dalam Perang Troya yang terkenal adalah idenya soal Kuda Troya.
Odysseus menggagas pembuatan patung kuda yang bisa dimasuki pasukan Yunani untuk bisa menembus kota Troy. Kuda itu ditinggalkan di tepi pantai sementara pasukan Yunani lainnya menjauh.
Siasat itu berhasil. Warga Troy alias Trojan tidak curiga dan membawa kudanya ke kota, tidak menyadari ada prajurit elit Yunani bersembunyi di dalamnya. Saat malam tiba, para prajurit muncul dari tempat persembunyian, membuka jalan bagi prajurit Yunani, dan menjarah Troy.
Lanjut ke sebelah…
Odyssey
Britannica
mengisahkan, setelah 10 tahun Perang Troya, Odysseus dan timnya kemudian pulang ke Ithaca. Perjalanan inilah yang dikenal sebagai Odyssey dan jadi kisah sastra Yunani Kuno yang dikenal sebagai karya Homer.
Selain menceritakan perjuangan Odysseus dan timnya untuk pulang, Odyssey juga menceritakan bagaimana Penelope dan Telemakus berjuang untuk mempertahankan kekuasaan mereka saat Odysseus tidak ada.
Sepanjang perjalanan, Odysseus mengalami berbagai hal, mulai dari mengalami kekalahan besar setelah menyerang suku Cicones, susah payah menyadarkan prajurit yang kecanduan lotus yang memabukkan, membutakan dan dikejar raksasa bermata satu Polyphemus yang ternyata adalah anak Poseidon.
Odysseus dan prajuritnya sebenarnya sempat hampir tiba di Ithaca. Namun mereka kembali lagi ke laut antah berantah setelah melanggar perintah ahli angin Aeolus untuk tidak membuka tas pemberiannya sebelum mendarat.
Odysseus kehilangan 11 dari 12 kapalnya gegara raksasa kanibal Laestrygones menghancurkan kapal mereka dengan melemparkan batu dan memakan sebagian besar pasukan. Kemudian beberapa pasukan Odysseus juga disihir jadi babi saat berhadapan dengan penyihir Circe di Aeaea.
Hermes memperingatkan Odysseus tentang Circe dan memberinya obat bernama moly untuk melawan sihir Circe. Circe, yang tertarik pada perlawanan Odysseus, jatuh cinta padanya dan melepaskan anak buahnya. Di sana, mereka sempat menetap selama setahun sebelum melanjutkan perjalanan.
Odysseus juga terpaksa datang ke dunia bawah untuk mendapatkan petunjuk agar bisa pulang. Di sana, ia bertemu dengan roh Agamemnon dan mendapatkan nasihat dari peramal Thebes Tiresias soal menebus kemarahan Poseidon terkait kebutaan Polyphemus.
Mereka juga bertemu dengan Sirene yang nyanyiannya bikin manusia meninggal, menghadapi arus mematikan antara Scylla dan Charybdis, dan bertemu monster enam kepala yang menyambar dan memakan prajurit.
Odysseus dan pasukannya lalu tiba di Thrinacia, pulau yang berisi sapi-sapi milik Dewa Matahari, Helios. Namun pasukan Odysseus yang kelaparan berat melanggar perintah untuk tidak memakan sapi-sapi tersebut. Akibatnya, hanya Odysseus yang selamat dari amukan badai yang dikirim Dewa Zeus atas amarah Helios.
Odysseus mendarat di Ogygia. Di sana, nimfe atau dewi muda Calypso jatuh hati terhadap Odysseus dan merawat serta ‘menahan’ pria itu dengan membuatnya amnesia. Setelah tujuh tahun, Odysseus perlahan ingat seluruh masa lalunya dan memilih untuk pulang ke Ithaca.
Odysseus berhasil tiba ke Ithaca dengan bantuan Phaeacian setelah sempat terdampar di pulau Phaeacian. Namun Odysseus diminta oleh Athena untuk datang ke Ithaca sebagai pengemis tua untuk bisa melihat situasi sebenarnya.
Saat menyamar, ia dikenali oleh anjingnya yang setia, Argos yang mati setelah menyapanya, dan perawatnya, Eurycleia, yang menyadari dari bekas luka khas Odysseus di kaki.
Penelope kemudian mengadakan sayembara kepada seluruh pelamar untuk memasang tali busur dan menembak lusur melewati rangkaian kapak, seperti yang dilakukan Odyssey sebelum menghilang.
Seluruh pelamar tak ada yang bisa, kecuali Odysseus yang sekaligus membongkar penyamarannya. Odysseus kemudian membunuh seluruh pelamar Penelope, termasuk Antinous.
Meski begitu, Penelope belum percaya bahwa pria yang menang itu Odysseus suaminya. Ia kemudian menantang pria itu untuk memindahkan ranjang Penelope yang dibuat oleh Odysseus sendiri.
Odysseus kemudian menjawab itu tidak mungkin karena ranjang itu bertiang pohon zaitun hidup, fakta yang hanya diketahui oleh Odysseus dan Penelope. Penelope akhirnya yakin bahwa suaminya telah kembali setelah lebih dari 17 tahun pergi dan menghilang.
[Gambas:Youtube]
Kematian Odysseus
Meski sudah kembali bersama Penelope, Odysseus masih memiliki urusan belum selesai dengan Poseidon. Ia kemudian melakukan pelayaran sendiri untuk menenangkan Poseidon.
Setelah berhasil menebus kesalahan, Odysseus kembali ke Ithaca lewat kerajaan Thesprotia. Namun di sana, ia terlibat asmara dengan ratu setempat, Callidice, bahkan keduanya memiliki keturunan.
Odysseus kemudian lanjut pulang ke Ithaca. Di kampung halamannya, ia bertemu dengan seorang pria asing yang berusaha merampok rumah warga. Ketika Odysseus melawan orang itu, tak diduga Odysseus ditusuk tombak oleh pria asing tersebut hingga sekarat.
Tombak tersebut ternyata sudah berlumur racun ikan pari yang sekaligus menggenapi ramalan kematian Odysseus. Sebelum benar-benar meninggal, Odysseus menyadari bahwa pria itu adalah Telegonus, anaknya bersama Circe.
Setelah Odysseus meninggal dan dimakamkan, Telegonus datang ke pulau tempat asalnya juga ibunya bersama Penelope dan Telemachus. Telegonus kemudian menikahi Penelope, sementara Telemachus menikahi Circe. Circe juga membuat ketiganya hidup abadi.
Add
as a preferred
source on Google
Cerita Asli The Odyssey dan Akhir Nasib Odysseus
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN:
1
2
Baca lagi: Warisan Sang ‘Raja Mutiara’ Bersinar lewat L’eclat di Paris
Baca lagi: Tito Usul Pembatasan Biaya Kampanye Buntut Rentetan OTT Kepala Daerah
Baca lagi: Anjasmara Klarifikasi dan Minta Maaf usai Bahas Masa Lalu Rizky Nazar