Info Graphics

Menteri Kebudayaan Ajak Diaspora RI di Spanyol Perkuat Diplomas Budaya

Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, hadir sebagai pembicara dalam dialog budaya bersama diaspora Indonesia di Spanyol (15/7).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna KBRI Madrid ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai peran strategis diaspora dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Kebudayaan ke Madrid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sambutannya, beliau juga berbagi pengalaman bekerja bersama Menteri Kebudayaan serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara perwakilan RI di luar negeri dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Apresiasi serupa turut disampaikan oleh Menbud Fadli Zon yang dalam kesempatan ini didampingi oleh Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti. Menbud menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari KBRI Madrid serta antusiasme diaspora Indonesia yang hadir dalam dialog tersebut.

Menbud menjelaskan bahwa kunjungannya ke Madrid ini merupakan bagian dari pemenuhan undangan Menteri Kebudayaan Spanyol dan Menteri Kebudayaan Palestina untuk membahas pembentukan aliansi internasional dalam upaya melindungi identitas budaya bangsa Palestina dari ancaman genosida budaya.

Menurutnya, pelindungan warisan budaya merupakan tanggung jawab bersama masyarakat internasional sebagai bagian dari upaya menjaga peradaban dunia.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan juga memaparkan perkembangan kelembagaan Kementerian Kebudayaan yang kini berdiri sebagai kementerian mandiri. Kehadiran kementerian tersendiri diharapkan mampu memperkuat pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan Indonesia secara lebih terfokus.

Menbud menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara mega-diversity dengan kekayaan budaya yang luar biasa. Hal ini tercermin dari ragam cagar budaya peringkat nasional, jumlah Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Warisan Dunia UNESCO, serta elemen Intangible Cultural Heritage UNESCO yang dimiliki Indonesia. Kekayaan budaya tersebut, menurutnya, merupakan sumber daya yang berkelanjutan dan akan terus hidup selama diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam dialog tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu peradaban tertua dunia berdasarkan berbagai bukti autentik, termasuk lukisan cadas prasejarah di Pulau Muna yang menunjukkan jejak panjang peradaban manusia di Nusantara.

Di samping itu, Menbud turut mengajak diaspora Indonesia untuk semakin aktif memperkenalkan kebudayaan Indonesia melalui berbagai ruang, termasuk dengan mengunjungi museum ketika berada di tanah air. Ia juga memperkenalkan program Museum Passport sebagai salah satu inovasi Kementerian Kebudayaan untuk mendorong minat masyarakat terhadap museum sebagai ruang belajar dan pelestarian sejarah.

Menbud menegaskan bahwa pelestarian kebudayaan merupakan amanat konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Karena itu, seluruh elemen bangsa, termasuk diaspora Indonesia, memiliki peran penting dalam menjaga, merawat, dan mempromosikan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional.

Menbud juga menyebutkan bahwa diplomasi budaya Indonesia semakin kuat, salah satunya kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Kompleks Candi Prambanan yang menjadi momentum penguatan kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan India, termasuk komitmen bersama dalam pelestarian warisan budaya.

Melalui dialog bersama diaspora Indonesia di Spanyol, Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk memperkuat upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan sebagai amanat konstitusi, sekaligus menjadikan kebudayaan sebagai jembatan diplomasi.

(tim)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Info Graphic Pics]

Baca lagi: Korut Makin Erat ke China saat AS & Korsel Rapatkan Barisan

Baca lagi: Ronald van der Kemp Ubah Limbah Jadi Couture di Jalanan Paris

Baca lagi: Bahlil: Blok Masela Mangkrak 28 Tahun, Baru Dieksekusi di Era Prabowo

Exit mobile version