
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Bencana kebakaran hutan dan lahan (
karhutla
) yang menerjang Pulau Kalimantan hingga memicu kabut asap pekat menuai perhatian luas.
Sederet artis dan publik figur Indonesia, seperti diberitakan
detikcom
pada Jumat (21/8), kompak menyampaikan keprihatinan, doa, hingga kritik tajam terkait penanganan bencana tersebut di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi kabut asap yang tak hanya mengganggu aktivitas warga lokal dan satwa liar, tetapi juga mulai meluas ke negara tetangga, membuat Aaliyah Massaid hingga Titi Kamal tergerak menyampaikan simpati mendalam.
“Doa terdalam saya untuk Indonesia tercinta, dan bagi semua yang terdampak oleh berbagai tragedi baru-baru ini. Semoga NTT, Sumatera, dan Kalimantan segera pulih,” tulis Aaliyah Massaid melalui akun Threads pribadinya, Jumat (21/8).
Keharuan dan ungkapan doa serupa turut disampaikan Alyssa Daguise, Inul Daratista, hingga Teuku Wisnu yang menyoroti luasnya area yang hangus dilalap api.
“Sumatera 💔 NTT 💔 Kalimantan 💔 Praying for Indonesia, for everyone affected & for everyone’s safety,” ungkap Alyssa Daguise.
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
“33.837 hektare terbakar! Ya Allah… Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Mari sejenak mendoakan untuk keselamatan saudara-saudari kita di Kalimantan, juga untuk satwa-satwa yang berada di hutan,” ungkap Teuku Wisnu.
Beberapa artis juga secara khusus mendoakan agar hujan segera turun menyiram titik-titik api di Kalimantan. Model Patricia Gouw dan aktris Titi Kamal memanjatkan harapan agar penderitaan masyarakat yang terdampak kabut asap bisa segera berakhir.
“Ya Allah turunkan lah hujan di Kalimantan, semoga kebakaran hutan segera reda. Doaku untuk semua yang di sana diberikan kekuatan,” tutur Titi Kamal.
Di samping untaian doa, sejumlah publik figur melayangkan dorongan dan pertanyaan terbuka terkait langkah nyata pemerintah dalam menangani dampak kesehatan warga.
Aktris Nana Mirdad menyoroti pentingnya bantuan medis darurat seperti pembagian masker hingga penyediaan rumah singgah berfilter udara.
“Adakah pembagian masker N95/KN95 dalam skala besar? Gimana dengan rumah singgah dengan HEPA filter di masing-masing kecamatan untuk prioritaskan bayi, ibu hamil, lansia dan penderita gangguan napas?” tulis Nana Mirdad mempertanyakan penanganan di lapangan.
Kekhawatiran senada diungkapkan penyanyi Andien yang mencemaskan kesehatan anak-anak di Kalimantan akibat paparan asap pekat memicu risiko ISPA.
Sementara itu, musisi Ditto Percussion hingga pembuat konten Jerome Polin, Cakra Khan, dan Shireen Sungkar turut meramaikan seruan dukungan moral agar bencana di Kalimantan serta wilayah lain di Indonesia dapat segera diatasi secara menyeluruh.
Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah provinsi di Kalimantan dan Sumatra. Kementerian Lingkungan Hidup pun menerbitkan instruksi mendesak bagi enam gubernur di Sumatra dan Kalimantan guna memperketat penanganan karhutla.
Fenomena El Nino kuat yang melanda Indonesia sejak Juli 2026 dinilai menjadi pemicu utama melonjaknya kerawanan karhutla hingga memicu penurunan kualitas udara yang signifikan di beberapa daerah itu.
Karhutla yang tak kunjung membaik ini berpotensi membuat warga mengidap ISPA, iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, merusak lingkungan, kabut asap yang mengganggu jarak pandang hingga menghambat sarana transportasi darat, laut, dan penerbangan.
(chri/chri/asa)
Baca lagi: Gosho Aoyama Ngaku Mulai Siapkan Ending Manga Detective Conan
Baca lagi: Pesawat Listrik Terbesar Dunia Terbang Perdana, Target Beroperasi 2031
Baca lagi: Pengacara Peringatkan Oknum yang Kaitkan El Rumi dengan EJR