
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Rencana proyek
Barbie 2
terancam batal setelah pihak studio menolak menaikkan bayaran kepada Ryan Gosling dan Margot Robbie untuk sekuel film 2023 tersebut.
Selain itu, Warner Bros. juga menghadapi waktu yang makin sempit dengan batas waktu pengembalian hak cipta Barbie kepada Mattel selaku pemilik aslinya yang akan jatuh pada Desember 2026, bila tidak ada proyek lanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The New York Times mengungkapkan CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav, menolak memberikan kesepakatan besar kepada Margot Robbie dan Ryan Gosling dengan pembagian keuntungan untuk film kedua.
Untuk Barbie 2, Gosling disebut menawarkan kenaikan bayaran hingga US$20 juta. Namun juru bicara Warner Bros. mengatakan bahwa tidak pernah ada kerangka kerja yang disepakati yang disetujui dan kemudian ditarik kembali.
Seperti diberitakan
Variety
pada Sabtu (1/8), Warner Bros. sebelumnya tidak mewajibkan para bintang Barbie untuk berkomitmen kembali ke sekuel, satu langkah yang jarang terjadi.
Hal itu disebut karena studio merekrut para bintang ini demi mendapatkan Greta Gerwig sebagai sutradara film tersebut, setelah Barbie mengalami berbagai kegagalan dengan sutradara-sutradara sebelumnya.
Namun kali ini, The New York Times mencatat Gerwig dan suaminya yang juga penulis Barbie, Noah Baumbach, sudah punya ide untuk sekuel tersebut. Hanya saja, mereka tidak akan membagikan konsep itu ke studio hingga kesepakatan dengan aktor dan Mattel selesai.
Bila Warner Bros. gagal mencapai kesepakatan dengan bintang dan Mattel sampai batas waktu, maka Mattel harus mengembangkan IP tersebut dengan konsep, sineas, dan pemeran baru.
“Kami memiliki kesepakatan hak cipta dengan Mattel dan telah membuat serangkaian penawaran besar untuk mencoba menyelesaikan kesepakatan untuk membuat film Barbie berikutnya. Sayangnya, kami belum dapat mencapai kesepakatan hingga saat ini,” kata Pam Abdy dan Michael De Luca, co-chair Warner Bros.
Sementara itu, aksi Ryan Gosling dan Margot Robbie menegosiasikan ulang kontrak merupakan praktik umum ketika rencana sekuel tidak termasuk dalam dokumen kesepakatan awal seperti pada kasus Barbie ini.
Di sisi lain, kalau memang jadi bakal ada sekuel Barbie, proyek tersebut diduga akan memakan waktu yang lama. Hal ini mengingat Margot Robbie sedang dalam produksi film prekuel Ocean’s 11 yang dijadwalkan rilis Juni 2027.
Selain itu, Ryan Gosling juga baru diumumkan akan membintangi film Marvel, Ghost Rider, yang ditarget tayang 2028 dan mesti promosi Star Wars: Starfighter yang tayang Mei 2027.
Greta Gerwig juga dijadwalkan akan melakukan tur promosi untuk film terbarunya untuk Netflix, Narnia, awal tahun depan.
Film live-action Barbie pertama kali diumumkan pada September 2009. Namun berbagai upaya batal terwujud hingga pindah ke Warner Bros. pada Oktober 2018, dan Margot Robbie terpilih pada 2019, serta Greta Gerwig pada 2020.
Barbie dirilis pada 9 Juli 2023 bersamaan dengan Oppenheimer yang menciptakan fenomena Barbenheimer yang mendorong capaian penonton film di bioskop.
Berbujet hingga US$145 juta, Barbie menghasilkan pendapatan hingga US$1,448 miliar dan menjadi film terlaris Warner Bros., film terlaris pada 2023, dan film terlaris ke-14 sepanjang masa saat dirilis.
Barbie juga dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh film terbaik 2023 oleh National Board of Review dan American Film Institute, delapan nominasi Oscar 2024 termasuk kemenangan untuk Best Original Song atas What Was I Made For?.
(end)
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Baca lagi: Israel Protes ke Trump soal Deal AS & Hamas terkait Pelucutan Senjata
Baca lagi: Menlu Iran-Saudi Saling Telepon saat Riyadh Mulai Ikut Perang AS
Baca lagi: Sinopsis A Bona fide Killer, Dilema Sniper Jadi Ibu Rumah Tangga