
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Ruben Onsu
membalas pernyataan kubu Sarwendah yang menilai pihak Ruben sudah menyudutkan Sarwendah dan mengingatkan akan dampaknya terhadap anak-anak.
Menurut pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, sebelumnya, anak-anak akan membela ibunya bila mendapati ada pihak yang menyudutkan dan memojokkan ibu mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahan di media sosial, Ruben justru mengatakan bahwa ia menyadari ada perubahan sikap dari anak-anaknya dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, ia menegaskan tidak pernah berniat memojokkan Sarwendah.
“Sebelum Bapak menyampaikan hal tersebut, saya sebenarnya sudah mengetahui seperti apa reaksi anak saya,” tulis Ruben Onsu di media sosial pada Senin (27/7) dengan menyertakan video ucapan Chris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Dan bukan berarti nanti anak saya tidak sayang, tetapi sejak beberapa waktu lalu saya sudah melihat adanya perubahan reaksi dari anak saya yang berbeda. Saya sebagai orang tua tentu bisa merasakan dan memahami hal tersebut,” lanjutnya.
“Tidak ada niat saya untuk memojokkan klien Bapak. Yang saya lakukan hanya menjawab dan meluruskan berdasarkan jejak digital serta pernyataan-pernyataan yang pernah disampaikan oleh klien Bapak,” lanjutnya.
“Coba dicek kembali semua tayangan atau setiap live yang dilakukan oleh klien Bapak. Dan perlu diingat, semua ini pada akhirnya berawal dari live siapa hingga permasalahan ini menjadi ramai?”
Dalam unggahan tersebut, Ruben mengaku perlu memberikan klarifikasi karena berbagai pernyataan yang beredar dari kubu Sarwendah dinilai berdampak buruk terhadap citra dirinya sebagai seorang ayah.
Kata Ruben, dirinya saat ini angkat suara karena sudah “terlalu lama diam ketika ada ucapan-ucapan yang berdampak kurang baik” terhadap dirinya.
“Saya berpikir semuanya akan berhenti dengan sendirinya dan keadaan akan membaik. Namun kenyataannya justru semakin berlanjut,” kata Ruben.
“Bahkan ketika sedang live, selalu ada saja pembahasan yang mengarah dan memberikan kesan kurang baik terhadap saya. Maka dari itu, yang saya lakukan hanyalah meluruskan berdasarkan pernyataan-pernyataan yang sudah ada,” lanjutnya.
“Bapak juga perlu memahami mengapa saya akhirnya terpaksa menempuh jalur pengadilan. Hal tersebut terjadi karena kesepakatan waktu yang sudah ditentukan tidak berjalan sesuai harapan, serta komunikasi yang menurut saya tidak berjalan dengan baik.”
“Memang dikatakan tidak menghalangi, tetapi apa yang saya alami dalam proses komunikasi berbeda dengan kenyataan yang terjadi. Mohon dipahami.”
Info Graphic PicsIndonesia.com
telah meminta kepada Ruben Onsu untuk mengutip unggahan tersebut.
[Gambas:Instagram]
Pengacara Sarwendah sebelumnya memperingatkan bahwa bila klien mereka terus dipojokkan, oleh kubu Ruben Onsu atau pun pihak lainnya, maka akan berdampak pada anak-anak mereka.
“Perlu dipahami juga, mungkin ini buat masukan juga kepada kuasa hukum RO, bahwa semakin ibunya anak-anak ini terus dipojokkan, disakiti, kita sebagai seorang anak pasti akan membela mati-matianlah ibu kita,” kata Chris Sam Siwu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7).
“Jadi hati-hati juga kalau nanti terus-terusan di-framing, dibalikkan, diputarbalikkan sesuatu yang enggak benar, membuat klien kami terus menangis, dan anak-anaknya melihat. Anak-anaknya juga makin tidak sayang nanti dengan orang yang memojokkan klien kami.”
Ruben Onsu dan Sarwendah kini tengah bertarung terhadap hak asuh anak kedua anak mereka. Keduanya telah menjalani agenda mediasi perdana pada Rabu (22/7) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Mantan pasangan suami istri tersebut menilai proses mediasi perdana berlangsung lancar, tapi mereka memilih belum membeberkan materi pembahasan karena mediasi masih akan berlanjut.
Selanjutnya agenda mediasi kedua akan digelar pada 6 Agustus 2026. Agenda mediasi sendiri dijadwalkan akan berlangsung selama maksimal 30 hari.
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Baca lagi: Apa Itu Kuota Internet Rollover yang Diminta MK ke Operator Seluler?
Baca lagi: KA Gajayana Tabrak Mobil di Bekasi, Sopir Tewas Terjepit
Baca lagi: Xpeng Recall Puluhan Ribu Unit X9 , Status di Indonesia Belum Jelas