
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Dua film blockbuster Hollywood,
Spider-Man: Brand New Day
dan The Odyssey, bersiap menghadapi
Kung Fu Soccer
yang saat ini menjadi jawara di box office China.
Kehadiran dua film impor berskala besar tersebut kian memanaskan peta persaingan penayangan musim panas 2026 yang menjadi salah satu periode paling kompetitif di pasar China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kung Fu Soccer memasuki pekan ketiganya masih kokoh memimpin puncak tangga box office musim panas China bersama film lokal lainnya, seperti animasi All Wishes Come True dan Dear You.
Dominasi film-film domestik berhasil mendorong total pendapatan box office musim panas 2026 menembus angka 5,8 miliar yuan atau setara Rp15,48 triliun (1 RMB=Rp2.670,52) hingga Senin (27/7) sore.
Global Times
pada Senin (27/) memberitakan angkat tersebut melonjak lebih dari 1 miliar yuan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Sebagai penantang utama dari Hollywood, Spider-Man: Brand New Day siap menghentak bioskop China mulai Rabu (29/7), dua hari lebih cepat dibanding jadwal rilis di pasar Amerika Utara.
Film yang dibintangi Tom Holland dan Zendaya tersebut mengantongi modal awal yang solid, dengan raihan presales dan pra-penayangan telah menembus 70 juta yuan atau setara Rp186,9 miliar.
Analis platform tiket Maoyan bahkan memproyeksikan pendapatan hari pertama penayangan Spider-Man berpotensi melampaui 200 juta yuan atau setara Rp534,1 miliar.
Sedangkan film Hollywood lainnya, The Odyssey, karya sutradara Christopher Nolan, baru akan mendarat di China pada 14 Agustus.
Namun, upaya film epik fantastik ini untuk meruntuhkan dominasi Kung Fu Soccer dibayangi potensi hambatan kultural terkait latar belakang mitologi Yunani, serta perolehan skor sementara sebesar 8,2/10 di platform ulasan Douban yang masih berada di bawah angka capaian film-film populer Nolan sebelumnya.
Di sisi lain, pengamat film di China tetap menilai deretan film Hollywood akan menghadapi jalan terjal untuk mengudeta pimpinan pasar.
Kejenuhan audiens lokal terhadap formula penceritaan superhero dan pola skenario Hollywood menjadi tantangan tersendiri.
Dengan lebih dari 120 judul film berbagai genre berburu penonton musim panas ini, persaingan terbukti kian sengit hingga memaksa dua film lokal, animasi Three Kingdoms: The Beginning dan film sci-fi The Decisive Moment, mundur sementara dari peredaran bioskop akibat kalah bersaing.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Ribuan Data Chat Claude Bocor di Google, Begini Kata Anthropic
Baca lagi: Kursi Wamentan Masih Kosong, Amran Pastikan Kinerja Kementan Aman
Baca lagi: Keluarga Febrie Adriansyah Berkunjung ke Rutan, KPK Buka Suara