13-17 Agustus, Jia Curated 2026 Gelar Pameran Desain dan Alam

Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia

Jia Curated, platform terdepan Indonesia yang didedikasikan bagi dunia kriya, desain, dan budaya, bersiap kembali menggelar Jia Curated 2026 pada 13-17 Agustus di Pantai Pengembak, Sanur, Bali, dengan menghadirkan lebih dari 250 brand, serta para desainer, arsitek, perajin, dan praktisi kreatif dari berbagai negara.

Sejak awal tahun, Jia Curated telah menggulirkan Road to Jia Curated – Tokyo Edition, yang memperkenalkan karya-karya desain kontemporer Indonesia kepada komunitas kreatif di Jepang. Pameran ini menjadi wadah pertukaran budaya yang menampilkan kualitas desain Indonesia sekaligus membuka ruang dialog dan kolaborasi baru antara para kreator di kawasan Asia.

Inisiatif ini disebut mencerminkan visi jangka panjang Jia Curated dalam menempatkan Indonesia sebagai salah satu kontributor aktif dalam percakapan desain di tingkat regional maupun global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Co-Founder dan Co-Curator Jia Curated, Budiman Ong, menyampaikan optimisme atas karya-karya dari Indonesia yang mendapatkan sambutan hangat di Jepang.

“Antusiasme yang kami rasakan saat memperkenalkan Jia Curated di Tokyo semakin meyakinkan kami bahwa desain Indonesia memiliki tempat yang penting dalam percakapan kreatif dunia,” kata Budiman.

Melanjutkan momentum internasional tersebut, Jia Curated 2026 yang bertema kuratorial Nature Weave untuk pertama kalinya digelar di lanskap alami Pantai Pengembak, Sanur.

Lewat tema yang mengangkat keterkaitan antara manusia, desain, dan alam, Jia Curated 2026 mengajak pengunjung melihat bahwa kreativitas, kriya, serta lingkungan dapat berdampingan melalui pendekatan desain yang lebih bijaksana, regeneratif, dan berkelanjutan.

Alih-alih menjadikan alam semata sebagai sumber inspirasi, Jia Curated mendorong dialog yang lebih mendalam mengenai karya para desainer, arsitek, dan perajin yang selaras dengan alam, memperlihatkan tanggung jawab yang lebih besar terhadap lingkungan.

Berlandaskan gotong royong sebagai filosofi Indonesia, Jia Curated 2026 terus menjunjung tinggi kolaborasi sebagai fondasi kreativitas. Selain menghadirkan karya-karya unggulan di bidang desain dan kriya, Jia Curtaed telah menjadi platform yang mempertemukan kreator lokal dan internasional, brand, perajin, institusi, serta komunitas untuk saling bertukar gagasan, membangun kemitraan yang bermakna, sekaligus melahirkan berbagai kemungkinan kreatif baru.

Tahun ini, Jia Curated juga menghadirkan sejumlah inisiatif baru yang memperkuat peran sebagai platform kreatif berskala regional. Salah satunya adalah Project Benih, program kolaborasi lintas budaya yang melibatkan desainer, perajin, dan produsen dari Indonesia, Jepang, dan Taiwan untuk menciptakan karya bersama yang terus dikembangkan setelah penyelenggaraan tahun ini, dan akan berlanjut menjadi pameran keliling di berbagai negara Asia.

Selain itu, pameran Spotlight on Philippines akan menampilkan perkembangan desain kontemporer Filipina melalui kurasi para desainer dan workshop kriya terbaik dari negara tersebut. Sementara itu, Architecture in Scale kembali hadir dengan menampilkan maket arsitektur dari 25 biro arsitektur terkemuka di Indonesia dan Asia, termasuk nama-nama kelas dunia seperti Kengo Kuma & Associates.

360° Design Dialogues pun kembali jadi agenda, dengan menghadirkan para arsitek, desainer, dan pemikir kreatif dari Indonesia maupun mancanegara untuk mendiskusikan masa depan desain, budaya, dan komunitas melalui berbagai sesi yang mendorong pertukaran gagasan lintas disiplin dan generasi.

“Melalui Jia Curated, kami ingin terus membangun koneksi internasional tersebut sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat Indonesia untuk mengenal dan merayakan kreativitas luar biasa yang kita miliki,” kata Budiman.

Jia Curated 2026 turut menghadirkan rangkaian pertunjukan musik dan seni budaya yang telah dikurasi secara khusus. Memadukan tradisi dan ekspresi kontemporer, mulai dari pertunjukan tari, penampilan live band hingga DJ performance, program ini menjadi ruang penghubung untuk merayakan keberagaman identitas budaya yang membentuk kawasan Asia.

Melanjutkan kolaborasi regional yang terus berkembang, Jia Curated 2026 siap menyambut kehadiran para buyer internasional yang datang untuk mengenal lebih dekat para desainer, perajin, serta inovator material dari kawasan Asia, sehingga membuka peluang baru bagi kolaborasi kreatif dan pertukaran gagasan.

“Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya terinspirasi oleh karya-karya yang ditampilkan, tetapi juga oleh berbagai kemungkinan yang lahir ketika kriya, budaya, dan kolaborasi bertemu,” pungkas Budiman.

(rea/rir)

Baca lagi: IHSG Berpeluang Kembali Menguat Hari Ini

Baca lagi: Ortu China Rela Bayar Rp34 Juta demi Anak Jadi ‘Warren Buffett’ Cilik

Baca lagi: Tumpahan Minyak dari Tanker Meledak Dekat Oman Sudah Capai Daratan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: