
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
A24 mengikuti jejak studio Hollywood lainnya dalam membawa teknologi kecerdasan buatan atau
AI
ke dalam bisnis dan kerja perfilman.
A24 dan Google dilaporkan menjalin kemitraan riset AI yang membuat studio tersebut bekerja sama dengan unit DeepMind milik Google dalam mengembangkan teknologi baru berbasis AI untuk para sineas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemitraan ini memberi A24 akses ke riset dan infrastruktur DeepMind, sementara para peneliti DeepMind akan bekerja sama dengan studio tersebut untuk membangun alur kerja baru.
Meski begitu, seperti diberitakan Wall Street Journal dan
Variety
pada Senin (22/6), kesepakatan ini tidak memberikan Google akses ke perpustakaan konten atau data milik A24.
Investasi kemitraan Google senilai sekitar US$75 juta ini sejalan dengan investasi Thrive Capital selama putaran pendanaan terakhir A24.
Menurut Scott Belsky yang memimpin divisi teknologi studio, A24 Labs, kemitraan dengan Google ini berbeda dari kesepakatan lain.
Menurut Belsky para pengembang AI secara keliru mengiklankan produk mereka sebagai cara untuk membuat film lebih murah dan lebih cepat.
“Kami pikir ada penggunaan yang lebih baik yang mempertahankan kendali kreatif dan mendukung pengambilan risiko,” kata Belsky seperti diberitakan Wall Street Journal.
“Alat-alat baru tersebut tidak akan terlihat seperti jenis AI yang dihasilkan berdasarkan arahan yang membuat orang merasa tidak nyaman.”
Belsky menyebut pihaknya sedang mengembangkan aplikasi untuk storyboard lewat AI. Ini disebut menjadi penataan ulang proses produksi yang juga didukung oleh sejumlah pembuat film, termasuk Martin Scorsese.
A24 menjadi studio teranyar terkait kolaborasi industri perfilman Amerika Serikat dengan AI. Sebelumnya ada Disney dengan OpenAI untuk melisensikan serangkaian karakternya.
Kerja sama tersebut terjadi ketika Disney menggugat perusahaan AI seperti MiniMax dan Midjourney atas pelanggaran hak cipta.
Kemudian ada Lionsgate yang bermitra dengan Runway AI untuk mengembangkan kekayaan intelektual baru dan memproduksi acara yang dihasilkan AI berdasarkan waralaba yang sudah ada.
Pada awal 2026, Netflix juga membeli startup AI milik Ben Affleck, InterPositive, yang bertujuan untuk membangun alat bagi para pembuat film.
(end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Baca lagi: Prabowo Janji Tambah Anggaran Desa Usai Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah
Baca lagi: Trump Sindir Starmer yang Mundur dari Jabatan PM Inggris
Baca lagi: Airlangga Minta PLN Bereskan Isu Mati Lampu Paling Telat Akhir Bulan


