Pangeran William Juga Tak Begitu Akur dengan Raja Charles

Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia

Bukan cuma Pangeran Harry yang punya hubungan rumit dengan ayahnya, Raja Charles III,

Pangeran William

juga mengalami hal serupa. Bahkan, masalah dengan William terbebani dengan hubungan pewarisan takhta.

Menurut penulis biografi kerajaan, Hugo Vickers dan Robert Jobson, masalah Charles dengan William didasari perbedaan pandangan antara keduanya. William, kata Vickers, bertindak seolah-olah dirinya lebih paham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Masalah dengan William adalah dia merasa dirinya paling tahu segalanya,” kata Vickers seperti diberitakan

Page Six

pada Kamis (23/7) yang juga menegaskan bahwa sifat itu bisa menguntungkan William bila ia menjadi raja kelak.

“Ada perbedaan pendapat dan beberapa masalah beberapa tahun yang lalu,” tambah penulis kerajaan Robert Jobson.

“William harus mengatasi semua itu jika dia ingin menjadi raja, dan baik dia maupun Charles tahu bahwa mereka harus bekerja sama. Ada banyak keputusan yang akan dibuat Charles yang akan memengaruhi William,” lanjut Jobson.

Namun Jobson mengatakan Raja Charles dan Pangeran William masih bersikap menghargai satu sama lain walau hubungan keduanya bagai “pertempuran abadi”.

“Mereka bertemu secara teratur dan mereka berbincang, tidak ada masalah besar,” kata Jobson.

Pakar kerajaan Russell Myers menulis dalam bukunya, William and Catherine: The Monarchy’s New Era: The Inside Story, bahwa hubungan William dan Charles sebenarnya berkembang “selama kepergian Sussex” alias Pangeran Harry dan Meghan Markle dan skandal Andrew Mountbatten-Windsor.

Andrew Mountbatten-Windsor merupakan adik Raja Charles III, alias paman William dan Harry, yang dicabut titel kerajaannya karena berbagai skandal, salah satunya adalah berhubungan dekat dengan predator anak, mendiang Jeffrey Epstein.

Myers menulis, William membantu Charles dalam mencabut status kerajaan Andrew, sebelum pria itu kemudian ditangkap oleh Kepolisian Inggris atas dugaan pelanggaran jabatan publik dan dipaksa keluar dari rumahnya di Windsor, Royal Lodge.

“Meski Raja Charles menyayangi kedua putranya sama besar, hubungannya dengan Pangeran Wales semakin kuat setelah keluarga kerajaan menghadapi berbagai persoalan dari luar,” kata sumber kepada Myers.

Jobson juga meyakini bahwa posisi Pangeran William saat ini “lebih tinggi” dibanding sebelumnya, termasuk ketika Raja Charles III akhirnya bertemu Pangeran Harry baru-baru ini, setelah berbagai drama yang terjadi antara keduanya.

Pertemuan itu juga tidak dipandang sebagai langkah Pangeran William akan berdamai dengan adiknya, Harry. William sadar betul ia dan Harry punya jalan hidup yang berbeda.

“Saya yakin [William] sama sekali tidak akan berdamai dengan Harry, dia telah menjelaskan posisinya dengan cukup jelas…mereka memiliki jalan yang berbeda,” kata Jobson.

(van/end)

[Gambas:Video Info Graphic Pics]

Baca lagi: MRT Dukuh Atas Akan Punya Pedestrian Deck Ramah Difabel Urai Kepadatan

Baca lagi: Indosat Bakal Kaji Putusan MK Soal Kuota Internet Rollover

Baca lagi: BMKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga 2027, Simak Dampaknya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: