Sutradara Hollywood Minta Sengkarut Paramount-WBD Segera Dituntaskan

Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia

Asosiasi sutradara dan kru juga teknisi pementasan di Amerika Serikat meminta kepada Jaksa Agung California, Rob Bonta, untuk menyelesaikan gugatan antimonopoli terhadap Paramount Skydance yang akan mengakuisisi

Warner Bros. Discovery (WBD).

Directors Guild of America (DGA) dan International Alliance of Theatrical Stage Employees (IATSE) menilai ketidakpastian yang berkepanjangan terkait merger WBD berdampak buruk bagi industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua serikat pekerja itu mengirimkan surat kepada Bonta dan CEO Paramount Skydance, David Ellison, pada Rabu (12/8), mendesak kedua belah pihak mencapai kesepakatan guna mengatasi kekhawatiran mengenai dampak negatif terkait persaingan usaha.

“Meskipun kami konsisten dengan pandangan bahwa merger-seperti halnya merger ini-secara historis hanya memberikan sedikit manfaat bagi pekerja, kami juga sangat prihatin dengan dampak negatif penundaan keputusan terkait usulan merger ini terhadap anggota kami dan industri secara keseluruhan,” tulis kedua serikat pekerja tersebut.

Seperti diberitakan

Variety

pada Rabu (12/8), surat ini membuat DGA yang saat ini dipimpin oleh Christopher Nolan dan IATSE bertentangan dengan posisi serikat penulis AS, Writers Guild of America (WGA) yang sudah mengajukan gugatan atas proses merger itu.

Sementara itu, sejumlah jaringan bioskop raksasa di AS seperti Regal Cinemas dan AMC Theatres mendukung merger tersebut. Namun di sisi lain, Cinema United selaku asosiasi pemilik bioskop menentang keras merger tersebut.

Bonta sendiri adalah pemimpin koalisi 12 negara bagian yang mengajukan gugatan untuk menghalangi merger tersebut pada Juli 2026. Mereka berargumen kesepakatan itu menciptakan konsolidasi ilegal di pasar kabel dasar dan distribusi film bioskop.

Hakim Araceli Martinez-Olguin kemudian mengeluarkan perintah penahanan sementara untuk menunda kesepakatan tersebut, dan pekan lalu menetapkan tanggal sidang pada 2 Maret atau empat bulan lebih lambat dari yang diinginkan Paramount.

Sementara itu, proses merger Paramount Skydance terhadap Warner Bros. Discovery (WBD) kini resmi sudah mendapatkan dukungan dari industri film di Eropa dan Inggris.

Pada Kamis (6/8), Competition and Markets Authority (CMA) Inggris menyatakan merger tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap persaingan dalam distribusi film bioskop, saluran TV anak-anak linear, dan penyediaan layanan VOD berlangganan di Inggris.

Keputusan tersebut datang setelah pada Juli 2026, Komisi Eropa juga menyatakan hal serupa. Komisi Eropa menilai tidak akan merugikan persaingan karena masih terdapat cukup banyak pesaing, baik secara global maupun lokal.

(end)

Baca lagi: Cara Aktifkan Kuota Rollover di Telkomsel, XL, Indosat Agar Tak Hangus

Baca lagi: 4 Hal yang Bikin Karyawan Betah di Kantor, Bukan Cuma Gaji

Baca lagi: XLSmart Semakin Ambisius Garap 5G, Target Lebih dari 100 Kota di 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: