
Jakarta, Info Graphic Pics Indonesia
—
Rapper dan produser Jermaine Dupri menggugat Sony Music Entertainment (SME) dengan nilai US$18 juta atau setara dengan Rp324 miliar (US$1=Rp18.000).
Gugatan tersebut diajukan dengan tudingan gagal membayar royalti dengan benar untuk rilisan
Mariah Carey
, Usher, Xscape, Kris Kross, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jermaine Dupri merupakan rapper dan produser hip hop dan R&B yang sukses melahirkan berbagai hit, seperti Jump (1992), dan bekerja sama dengan sejumlah penyanyi ternama dengan yang paling dikenal salah satunya adalah Mariah Carey.
Bersama Mariah, Dupri menghasilkan album Daydream (1995) dan The Emancipation of Mimi (2005) yang meraih nominasi Album of the Year Grammy 1996 dan 2006, serta sejumlah lagu hit seperti We Belong Together dan Don’t Forget About Us.
Gugatan yang diajukan pada Senin (6/7) tersebut menuding SME telah “tidak bertindak sesuai hukum” dalam hubungannya dengan Dupri sejak Mei 1992, ketika labelnya, So-So Def Entertainment, membuat perjanjian dengan perusahaan tersebut.
Gugatan itu mengklaim bahwa Dupri mulai curiga dirinya belum dibayar penuh untuk royalti pada 2023, dan bahwa pelanggaran telah ditemukan sejak saat itu.
Dalam gugatan tersebut, pengacara Dupri menguraikan pola pelaporan royalti yang kurang dan pembaruan retroaktif atas pernyataan royalti yang telah diperoleh sebelumnya.
Dupri menuduh SME terlibat dalam “tindakan penipuan yang disengaja yang dirancang untuk merugikan Penggugat dalam bisnis mereka,” dan bahwa ada banyak akun bagi hasil produksi dan royalti produksi So-So Def yang terdampak oleh pelaporan yang salah tersebut.
Seperti diberitakan
Variety
pada Selasa (7/7), perwakilan Sony Music Entertainment (SME) tidak memberikan komentar atas gugatan tersebut.
Gugatan itu merincikan, Dupri mulai bekerja sama dengan SME pada Mei 1992 saat So-So Def menandatangani perjanjian dengan label tersebut untuk merilis proyek-proyek dari Da Brat, Xscape, Whodini, dan Neena.
So-So Def membentuk perjanjian usaha patungan dengan SME pada 1997 yang berakhir dengan pembelian pada 2002. Usaha itu mengarah pada kesepakatan dengan Arista untuk merilis proyek-proyek dari Bow Wow dan Jagged Edge, dan kesepakatan distribusi selanjutnya dengan Universal Music Group dan EMI.
Pengacara Dupri merinci daftar panjang royalti yang belum dibayar, di antaranya royalti produser senilai US$960.000 atas lagu Hummin’ Comin’ At ‘Cha milik Xscape dan lebih dari US$1 juta atas lagu Funkdafied milik Da Brat.
Gugatan tersebut juga mengklaim ada royalti yang kurang dibayarkan kepada So-So Def sehubungan dengan album yang dirilis oleh Mariah Carey, Bow Wow, Usher, J-Kwon, Dupri, dan Bone Crusher.
Gugatan itu menyatakan Dupri berhak menerima lebih dari US$10 juta dalam bentuk pembayaran bunga atas royalti yang belum dibayar terkait dengan Xscape, Kris Kross, Da Brat, dan lainnya.
Selain itu, Dupri juga menuntut setidaknya US$18 juta, serta bunga dan biaya pengacara, sebagaimana ditentukan oleh persidangan juri.
(end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Info Graphic Pics]
Baca lagi: Celine Evangelista Antar Anak Masuk Pesantren
Baca lagi: 5 Manfaat Air Rebusan Daun Kelor, Sehatkan Jantung hingga Otak
Baca lagi: KPK Panggil Ketua DPRD hingga Kadis Perkebunan Kuansing Hari Ini




10 Responses
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://kldp.org/node/61595, lumayan buat pelengkap.
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://kldp.org/comment/255944 karena mirip-mirip pembahasannya.
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=287630 ya guys.
Thumbs up buat penulisnya! Dedikasinya dalam meriset terlihat sekali.https://www.coinbase.com/es-us/converter/sex/jpy
genting138 situs terbaik untuk slot depo 5000 langsung cobain depo 5000terpercaya di genting138 login
Penulis menunjukkan kapabilitas ekseptional dalam menyusun taksonomi pembahasan yang memitigasi risiko simplifikasi masalah https://undispatch.com/author/mark-leon-goldberg/page/162/
Artikel ini memberikan kepuasan kognitif yang mendalam bagi siapa saja yang menjadikan pencarian ilmu sebagai tujuan akhir https://ethanzuckerman.com/2004/05/28/paying-attention-to-sudan/
Penulis sukses menyajikan teknik dekomposisi masalah rumit menjadi langkah-langkah kerja yang ramah implementasi. https://undispatch.com/tag/blog-roundup/page/8/
Saya senang menemukan artikel yang tidak dipenuhi informasi yang berulang. Sebagai tambahan, saya membuka https://community.breastcancer.org/en/discussion/730113/natural-girls/p295.
Jarang menemukan artikel yang ritme penulisannya senyaman ini. Sebagai pelengkap bacaan, saya juga sempat membuka [https://www.techmeme.com/080923/p12](https://www.techmeme.com/080923/p12).